Artinya: "Makan, minum, dan bersukacitalah engkau. Jika engkau melihat seseorang, katakanlah, 'Sesungguhnya aku telah bernazar puasa (bicara) untuk Tuhan Yang Maha Pengasih. Oleh karena itu, aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini."

Merujuk pada buku Tak Henti Engkau Berlari Dikejar Rezeki karya Taufiq, pada dasarnya, pelaksanaan puasa nazar sama dengan puasa lainnya. Yang membedakan adalah adanya niat untuk memenuhi janji atau ikrar puasa yang telah dijanjikan sebelumnya.

Berikut lafaz bacaan niat puasa nazar:

نَوَيْتُ صَوْمَ النَّذْرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauman-nadzri lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa nazar karena Allah Ta'ala."

Saat melakukan puasa nazar, ada berbagai faedah yang didapat selain daripada memenuhi janji kepada Allah SWT. Seseorang yang melakukan puasa nazar akan menumbuhkan sikap bersyukur kepada Allah SWT karena telah mendapatkan nikmat atas apa yang sebelumnya sudah diikhtiarkan.