Kehadiran 11 hall pameran yang terbagi dalam tiga gedung utama juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan alur pengunjung dan pengelompokan kategori industri.

Hal ini menjadi nilai tambah bagi KRISTA InterFOOD 2026 yang menghadirkan beragam subsektor, mulai dari produk makanan (food products), bakery and confectionery, kopi dan teh, bahan baku makanan (food ingredients), teknologi pengolahan makanan (food processing technology), hingga peralatan hospitality dan solusi hotel, restoran, serta katering (HoReCa).

Tidak hanya mengandalkan kapasitas ruang, NICE turut menghadirkan berbagai fasilitas pendukung bagi pengunjung dan operasional, termasuk area parkir yang luas, sistem keamanan, serta layanan shuttle yang menghubungkan venue dengan sejumlah titik strategis.

Berada di kawasan bisnis PIK 2, NICE juga didukung perkembangan ekosistem kawasan yang terus bertumbuh sehingga memberikan nilai tambah bagi penyelenggara, peserta pameran, dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

"Kami menyambut baik kepercayaan Krista Exhibitions dalam memilih NICE sebagai tempat penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026. Bagi kami, sebuah venue tidak hanya menyediakan ruang untuk sebuah acara, tetapi juga harus mampu menghadirkan pengalaman, mendukung kebutuhan bisnis, serta menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan event itu sendiri," tuturnya.

"Dengan skala dan kompleksitas KRISTA InterFOOD tahun ini, kami melihat kesempatan besar untuk menunjukkan bagaimana NICE dapat mendukung kebutuhan pameran berskala internasional melalui fleksibilitas ruang, kelengkapan fasilitas, serta layanan venue yang terintegrasi," sambungnya.

Lebih dari sekadar menjadi lokasi penyelenggaraan, NICE memandang KRISTA InterFOOD 2026 sebagai bagian dari perjalanan jangka panjang dalam membangun standar baru industri MICE di Indonesia.