NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat nilai ekspor kumulatif Jakarta pada Januari-September 2026 mencapai 12,29 miliar dolar AS, terkontraksi sebesar 3,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Nilai ekspor migas tercatat senilai 51,32 juta dolar AS, naik 93,15 persen, kemudian nilai ekspor non-migas tercatat senilai 12,25 miliar dolar AS atau turun sebesar 4,15 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Senin.

Kadarmanto mengatakan ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada Januari-September 2026 turun sebesar 412,83 juta dolar AS (3,35 persen) dibandingkan bulan Januari-September 2025 yang mendorong penurunan ekspor pada periode ini.