Ia menegaskan, AI bukan jalan pintas yang menggantikan pemahaman keilmuan, melainkan teknologi yang dapat memperkuat kemampuan manusia dalam menjawab berbagai tantangan nyata.

“Kami ingin mendorong lebih banyak mahasiswa menjadi AI builder yang mampu menghasilkan inovasi relevan bagi masyarakat dan industri," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Prof. Edwan Kardena mengatakan perkembangan AI dalam dua tahun terakhir berlangsung pesat dan membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan.

Menurut dia, perguruan tinggi perlu beradaptasi dengan perkembangan tersebut agar AI dapat mendukung proses pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis mahasiswa.