Namun, Nvidia secara sengaja membatasi kecepatan instruksi tensor core pada kartu GeForce saat menjalankan operasi matematika AI FP16 atau BF16 dengan akumulasi FP32 menjadi separuh dari kemampuan aslinya.

Sebagai perbandingan, kartu workstation seperti RTX A6000 yang dibangun menggunakan chip fisik serupa dibiarkan berjalan pada kecepatan penuh tanpa pembatasan tersebut.

Solusi untuk membuka pembatas ini pertama kali dipublikasikan oleh pengembang bernama Zagitta melalui proyek gpu-unlock di platform GitHub. Modul ini bekerja pada tingkat kernel sistem operasi Linux tepat sebelum driver resmi Nvidia dimuat.

Secara teknis, sistem akan mengubah registri pemilih kecepatan pada GPU lalu mereset kartu secara otomatis. Berkat metode ini, pengguna tidak perlu melakukan flash VBIOS yang berisiko merusak perangkat maupun memodifikasi driver Nvidia.