Martin sebenarnya sudah pernah mengalami masalah serupa. Pada 2018, dia menjalani operasi untuk mengatasi sindrom kompartemen dan setelah itu tidak lagi mengalami gangguan tersebut.

Kini, Martin belum tahu apakah harus kembali menjalani operasi. Dia akan berkonsultasi dengan dokter buat menentukan langkah yang terbaik, termasuk mempertimbangkan waktu pemulihan karena jadwal balapan berikutnya cukup padat.

"Saya harus berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui apakah perlu operasi dan berapa lama pemulihannya. Saya tidak ingin kehilangan kesempatan dalam perebutan gelar juara," ujarnya lagi.