Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, FINEM menambahkan bahwa kondisi tersebut menunjukkan obesitas merupakan penyakit kronis yang kambuhan.
βManajemen obesitas jangka panjang membutuhkan lebih dari sekadar kemauan keras (willpower). Pola makan sehat dan aktivitas fisik tetap menjadi fondasi utama, namun bagi sebagian orang diperlukan dukungan terstruktur dan opsi terapi tambahan yang efektif,β kata Juwalita yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang Banten itu.
Associate Director Medical & Regulatory Novo Indonesia dr. Riyanny M. Tarliman mengatakan kesehatan jantung perlu dipahami secara lebih menyeluruh, termasuk hubungan obesitas dengan risiko kardiovaskular.
Riyanny mengatakan obesitas membutuhkan penanganan yang tepat, komprehensif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap individu.
βObesitas perlu dipahami bukan sekadar persoalan berat badan atau pilihan pribadi, melainkan penyakit kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari faktor biologis hingga lingkungan,β kata Riyanny.