Sekitar 27% siswa Indonesia baru mencapai level 2 dalam hal kemampuan membaca. Sehingga, kemampuannya jauh di bawah rata-rata negara OECD yang sebesar 69%.

Apabila didefinisikan, keterampilan membaca level 2 berarti siswa Indonesia mampu mengidentifikasi ide utama dalam teks panjang, menemukan informasi berdasarkan kriteria eksplisit meskipun terkadang kompleks, serta mampu merefleksikan tujuan dan bentuk teks saat secara eksplisit diarahkan untuk melakukannya.