β€œKami berharap kegiatan BIK dapat memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari risiko penipuan dan praktik keuangan ilegal,” kata Dinavia.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan kegiatan BIK membantu masyarakat mengenali berbagai modus penipuan keuangan melalui sosialisasi dan edukasi yang diberikan.

β€œDengan adanya sosialisasi seperti ini, warga masyarakat jadi tahu apa itu transaksi-transaksi bodong. Sekarang banyak sekali penipuan, sehingga harapan saya warga masyarakat lebih tahu dan lebih mengenal, jangan sampai tertipu dengan hal atau janji-janji yang tidak pasti,” katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung kegiatan yang diselenggarakan OJK melalui koordinasi dan dukungan terhadap berbagai program edukasi keuangan.

Menurut dia, sinergi pemerintah daerah dan OJK diperlukan untuk memperluas jangkauan sosialisasi sehingga masyarakat semakin waspada terhadap tawaran investasi maupun transaksi keuangan yang berpotensi merugikan.