NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai keamanan siber dan tata kelola yang kuat menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem keuangan digital.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan inovasi di sektor keuangan dapat menciptakan peluang baru. Namun, kepercayaan menjadi faktor penting agar peluang tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Di sektor keuangan, inovasi dapat menciptakan peluang, namun kepercayaan lah yang memungkinkan peluang tersebut berkembang secara berkelanjutan, karena itu kita harus membangun sektor finansial yang kredibel dengan keamanan siber yang tangguh," kata Adi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Pandangan tersebut tertuang dalam laporan Keamanan Siber dan Tata Kelola Aset Keuangan serta Transaksi Digital yang disusun CPA Australia bekerja sama dengan OJK dan United In Diversity (UID) Foundation.
Laporan tersebut mengidentifikasi sejumlah prioritas dalam memperkuat tata kelola dan keamanan siber dalam ekosistem aset digital di Indonesia.
Salah satu aspek yang disoroti adalah perlunya kerangka tata kelola yang efektif dan kepastian regulasi guna mendukung perkembangan ekosistem keuangan digital yang aman dan terpercaya.
Laporan itu juga menekankan pentingnya peningkatan akuntabilitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi insiden siber.