Menurut dia, kondisi dana pensiun BUMN cukup beragam. Sebagian dana pensiun mempunyai kondisi keuangan yang baik, sementara sebagian lainnya menghadapi tekanan.
"Terkait dana pensiun (dapen) di lingkungan BUMN, dari Danantara itu me-review dari seluruh BUMN karena dapen BUMN itu bervariasi ada yang bagus, ada yang kurang bagus karena mungkin pendirinya sudah dibubarkan atau pendirinya dalam kesulitan keuangan, sehingga tidak mampu untuk membayar kewajiban dari peserta yang sudah jatuh tempo ya," ujarnya.
Ogi menuturkan BP BUMN dan Danantara bakal membantu dalam pengelolaan investasi dana pensiun BUMN dengan mempertimbangkan kecukupan dana dan aspek likuiditas.