Penyesuaian bunga kredit yang lebih lambat juga antara lain karena kredit umumnya memiliki tenor yang lebih panjang dengan sebagian kredit memiliki suku bunga tetap (fixed interest rate).

Di sisi lain, menurut Dian, pengorbanan margin tersebut juga mencerminkan upaya perbankan dalam menjaga stabilitas suku bunga kredit agar cost of financing bagi dunia usaha dan masyarakat tetap terjangkau sehingga dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dalam rangka menjaga ketahanan industri perbankan, Dian memastikan bahwa OJK terus melakukan pengawasan terhadap kondisi likuiditas, profitabilitas, dan manajemen risiko perbankan.

OJK juga mendorong perbankan untuk menjalankan strategi bisnis yang sehat dan berkelanjutan, termasuk melalui optimalisasi struktur pendanaan, peningkatan efisiensi, pengelolaan risiko yang baik, serta pertumbuhan kredit yang berkualitas.

β€œDengan langkah-langkah tersebut, tekanan terhadap NIM diharapkan tetap terkendali, sementara industri perbankan tetap mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan yang berkelanjutan, tingkat profitabilitas yang memadai, penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking) secara berkesinambungan, dan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan tetap terpelihara,” kata Dian.