Standar tersebut menekankan pendekatan berbasis proses, pengelolaan risiko, evaluasi kinerja, serta peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Penerapan standar ini diharapkan dapat memperkuat konsistensi dan efektivitas proses kerja, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan tugas, serta mendukung pengambilan keputusan pengawasan yang objektif dan berdasarkan metodologi yang terukur.
OJK akan terus menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan kapasitas kelembagaan.
"Langkah ini sekaligus mendukung upaya OJK meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta mendorong terwujudnya industri PPDP yang sehat, berintegritas, dan berdaya saing," kata Ogi.