NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan bahwa dasboard Indeks Akses Keuangan di Daerah (IKAD) bisa menjadi tool atau alat yang powerful dalam melihat bagaimana inklusi keuangan di daerah.
"Indeks IKAD ini memberikan pengayaan dari indeks inklusi yang hanya melihat satu sisi yaitu user, ditambah dengan ketersediaan akses dan kedalaman," kata Friderica Widyasari di Jakarta, Senin.
Menurut dia, Dasboard IKAD yang diluncurkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menjadi alat yang memiliki kekuatan.
Hal itu kata dia, ini menjadi komitmen selain memiliki indeks IKAD ini, tapi juga mempunyai dashboard yang bisa sama-sama dimonitor dan kemudian dapat dievaluasi bagaimana pencapaian inklusi di setiap daerah.
"Ini sangat penting, kenapa? Karena jangan sampai kebanyakan kita punya angkanya, tapi kita tidak melakukan apa-apa. Jangankan melakukan apa-apa atau mengevaluasi, melihat pun juga tidak" ujarnya.