Ia memastikan bahwa OJK terus mendorong konsolidasi dan transformasi industri BPR sehingga industri BPR mampu menjawab tantangan eksternal berupa dinamika ekonomi di tingkat global maupun regional.

Serta, perkembangan teknologi yang mengubah proses bisnis, perilaku dan perefensi masyarakat terhadap layanan dan produk serta tingkat persaingan yang semakin kompetitif.

Di sisi lain, tantangan internal untuk terus memperkuat struktur permodalan maupun kelembagaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan penerapan tata kelola dan manajemen risiko.

"Ini menjadi bagian penting bagi BPR untuk meningkatkan ketahanan dan menjaga kegiatan usaha secara berkelanjutan," katanya.

Melalui penguatan tersebut, OJK mengharapkan industri BPR terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung perluasan akses keuangan masyarakat khususnya UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.