NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi menegaskan reformasi pasar modal Indonesia akan terus berjalan di tengah sorotan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar saham domestik.
Frederica mengatakan reformasi dilakukan untuk meningkatkan kredibilitas, likuiditas, dan transparansi pasar modal Indonesia, sekaligus memperkuat daya tariknya sebagai tujuan investasi jangka panjang.
"Pokoknya reformasi pasar modal jalan terus. Kita melihat bagaimana supaya dukungan Presiden juga, supaya pasar modal Indonesia itu semakin kredibel. Makanya reformasi harus kita lakukan, semakin kredibel, semakin likuid, semakin transparan, dan menjadi rumah untuk long-term investment buat masyarakat Indonesia," kata Frederica di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Ia menegaskan langkah pembenahan pasar modal tidak semata-mata dilakukan sebagai respons terhadap satu penyedia indeks global tertentu. Menurutnya, upaya perbaikan telah berjalan sejak Januari 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.