NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup 13 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) ditutup selama periode Januari-September 2026. Berikut ini daftar lengkapnya.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengatakan uang nasabah di bank yang ditutup akan dikembalikan LPS. Pengembalian dilakukan paling lambat lima hari setelah bank ditutup dan tim likuidasi dibentuk.

"Dana nasabah yang di dalam penjaminan akan kita kembalikan dalam waktu 5 hari saja. Jadi seluruh dana nasabah yang dalam skema penjaminan, baik itu bunga maupun jumlahnya Rp 2 miliar, itu akan dikembalikan," ujar Anggito dikutip NadiKabar.com, Kamis (3/9/2026).

Diakuinya tidak semua uang nasabah telah dikembalikan. Ada beberapa kendala saat proses pengembalian uang.

"Makanya kami akan membuat yang namanya adalah itu dalam undang-undang, di membuatkan core system, supaya datanya real time. Jadi pada waktu resolusi, tidak ada lagi perbedaan tim redaksi data sebelumnya dengan data yang mutakhir. Minimal pergerakannya itu kami mengetahui melalui core system yang akan kita buat," katanya.

Sementara untuk dana yang di atas Rp 2 miliar, Anggito menjelaskan bahwa pengembaliannya menunggu proses likuidasi dan bergantung pada tingkat pemulihan aset bank.

"Tapi di atas itu kan ada, itu pengembaliannya tergantung kepada recovery-nya. Kan dia punya aset, dia punya pinjaman. Kalau itu kita jual laku ya kita kembalikan, bayar, bayar, bayar," katanya.

Adapun ketika ditanya soal kemungkinan adanya BPR atau BPRS lain yang ditutup, Anggito mengatakan hal tersebut masih bergantung pada proses konsolidasi yang dilakukan OJK.

Ia menjelaskan konsolidasi BPR dapat dilakukan dengan berbagai cara, tidak selalu melalui penutupan. Sebagian bank dapat digabung melalui merger atau diakuisisi. Namun, ada pula bank yang masuk proses resolusi atau likuidasi.

"Nah kami yang bagian yang likuidasi. Jumlahnya berapa tergantung pada OJK. Sekarang sedang dilakukan program dalam 1 tahun, 2 tahun ke depan," katanya.

1. PT BPR Suliki Gunung Mas, Sumatra Barat2. PT BPR Prima Master Bank, Surabaya, Jawa Timur3. Perumda BPR Bank Cirebon, Jawa Barat4. PT BPR Kamadana, Bangli, Bali5. PT BPR Koperindo Jaya, Jakarta Pusat6. PT BPR Pembangunan Nagari, Agam, Sumatra Barat7. PT BPR Sungai Rumbai, Dharmasraya, Sumatera Barat8. PT BPR Ceper Permata Artha, Klaten, Jawa Tengah9. PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa, Batu, Jawa Timur10. PT BPR Mataram Mitra Manunggal, Yogyakarta11. PT BPR Syariah Hasanah Mandiri, Depok, Jawa Barat12. PT BPR Citra Bersada Abadi, Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi.13. PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gaido Indonesia, Cianjur, Jawa Barat.