Hasil sementara berdasarkan data BMKG, OMC dry ice di Sumatera Selatan berhasil menurunkan konsentrasi PM atau kualitas udara, serta jarak pandang (visibility) meningkat dari 300 meter di jam 09.00 WIB menjadi 2.800 meter pada sore hari.
โUntuk membantu mengatasi kondisi tersebut, dilaksanakan modifikasi cuaca untuk penanganan asap akibat karhutla. Pendekatan secara khusus menggunakan bahan semai dry ice ditujukan untuk menipiskan asap karhutla dengan memengaruhi kondisi suhu atmosfer dan membantu mengganggu kestabilan lapisan inversi, sehingga pergerakan udara menjadi lebih baik dan konsentrasi asap di dekat permukaan berpotensi berkurang,โ jelas Thomas.
Pada hari pertama pelaksanaan, OMC dilakukan melalui satu sortie penerbangan dengan membawa sekitar 800 kilogram bahan semai dry ice di sekitar wilayah Palembang.
Pada hari berikutnya, penerbangan direncanakan sebanyak dua sortie atau disesuaikan dengan kondisi cuaca dan atmosfer.