"Kami akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses alat kesehatan berkualitas tanpa harus bergantung pada produk impor," ujar Jahja beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pengembangan produk medis buatan dalam negeri tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi memperkuat kapasitas produksi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap alat kesehatan impor.

Selain mesin hemodialisis dan blood bag, PT Oneject Indonesia, kata Jahja, juga menghadirkan inovasi X-ray portable yang telah berstatus AKD (Alat Kesehatan Dalam Negeri).

Pengembangan teknologi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses terhadap fasilitas dan teknologi kesehatan berkualitas, sehingga dapat mendukung kebutuhan pelayanan medis di berbagai wilayah Indonesia.

Rangkaian inovasi tersebut mencerminkan peran PT Oneject Indonesia dalam membangun ekosistem industri alat kesehatan yang lebih mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.