"Tentu saja kami ingin memastikan pengembangan model kami aman, baik saat dilakukan di internal perusahaan, atau ketika kami meluncurkannya kepada pengguna," kata Jain dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (29/9/2026).
"Namun, ketika kami meluncurkannya kepada pengguna, kami menetapkan standar yang sangat tinggi dari segi keamanan dan penyelarasan," sambungnya.
Praktik keamanan di OpenAI telah menjadi perhatian sejak bulan Juli, ketika dua modelnya lepas kendali saat uji coba, mengakses internet, dan membobol platform Hugging Face.