NADIKABAR.COM — OpenAI meluncurkan Dots, jajaran agen kecerdasan buatan (AI agent) otonom terbaru dalam gelaran DevDay. Asisten AI ini dirancang untuk bekerja secara mandiri di latar belakang, mengeksekusi berbagai tugas kompleks lintas aplikasi, serta mempelajari preferensi pengguna dari waktu ke waktu.

Kehadiran Dots menjadi jawaban langsung OpenAI untuk menandingi popularitas asisten AI Muse yang baru saja dirilis oleh Meta.

Dots dibekali dengan kemampuan model AI terbaru OpenAI yang sangat tangguh, GPT-6 Astra, serta ditopang infrastruktur khusus:

Dots dirancang untuk membantu berbagai skenario pekerjaan. Bagi pengembang aplikasi (developer), Dots dapat memanfaatkan umpan balik pengguna untuk membangun dan menguji pembaruan sistem secara otomatis. Sementara bagi pembuat konten, Dots mampu menganalisis transkrip wawancara, memotong klip video, hingga menulis draf unggahan media sosial.

Tak hanya itu, Dots mampu mempelajari kebiasaan pengguna untuk menawarkan solusi atau mengeksekusi tugas sebelum pengguna memintanya.

Menjawab kekhawatiran isu keamanan yang sempat menerpa Meta Muse, OpenAI menyematkan kontrol privasi dan keamanan ketat pada Dots:

OpenAI mulai menggelar akses Dots untuk pengguna ChatGPT Pro, Business Premium, dan Enterprise. Menariknya, percakapan maupun instruksi yang dijalankan oleh Dots tidak akan memotong batas penggunaan harian pengguna di ChatGPT, demikian dikutip NadiKabar dari The Verge, Kamis (1/10/2026).