Trunoyudo menambahkan, dalam operasi ini Polri mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Sementara itu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif, profesional, dan proporsional terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

"Melalui Operasi Patuh 2026, Polri mengajak masyarakat berperan aktif dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik. Sebab, keselamatan di jalan raya tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab setiap pengguna jalan," pungkas Trunoyudo.

Sebagai informasi Operasi Patuh 2026 digelar mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini mengusung tema 'Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan'.