Pada Find X10 Pro Max, kamera ultra-wide Hasselblad 200MP menggunakan sensor besar 1/1.56 inci yang diklaim menangkap cahaya dua kali lebih banyak dari generasi sebelumnya. Lensa ini dipadukan dengan lensa autofokus ultra-wide 124 derajat.

Kamera utama Ultra HDR Hasselblad 200MP menggunakan sensor ISOCELL HPC 1/1.28 inci yang dikembangkan perusahaan bersama Samsung. Lensa tersebut disebut menampilkan teknologi DeepPix untuk performa HDR.

Dalam melengkapi sistem tersebut, kamera telephoto Hasselblad 200MP menggabungkan aperture f/2.1 ultra cepat dengan jarak fokus minimum 10cm. Kemampuan ini disebut memungkinkan pengambilan gambar telefoto lebih jernih dalam kondisi cahaya rendah sekaligus berfungsi ganda sebagai kamera telemakro.

Oppo Find X10 Pro Max mendukung perekaman 4K 60fps, 4K 120fps, dan 8K 30fps pada tiga kamera belakangnya.

Berbeda dengan Oppo Find X10 yang memiliki sistem kamera ganda 200MP dengan konfigurasi seperti kamera utama 200MP, telephoto 200MP, dan ultra-wide 50MP. Kedua smarpthone membawa kamera depan 50MP.

Untuk perekaman video, Find X10 mendukung perekaman 4K 60fps pada semua jajaran kamera belakangnya, dengan kamera utama dan telefoto yang juga mendukung 4k 120fps dan 8K 30fps.

Kedua perangkat turut dilengkapi dengan Lumo True Image Series yang dirancang untuk mempertahankan warna, nada, dan detail pada foto yang sesuai dengan aslinya.

Pada dapur pacunya, Oppo Find X10 menjalankan chipset MediaTek Dimensity 9600M dengan fabrikasi 3nm, sedangkan Oppo Find X10 Pro Max menggunakan chipset MediaTek 9600 Pro dengan fabrikai 2nm.

Untuk konfigurasi RAM, Oppo Find X10 membawa varian 12GB/256GB dan 12GB/512GB, sedangkan Find X10 Pro Max hadir dalam varian 12GB/512GB serta 16GB/512GB.