"Kami bekerja sama dengan mitra perakitan lokal yang sudah mapan, memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan BYD serta mendukung seluruh operasi perakitan lokal kami," kata dia.
BYD belum mengungkap identitas perusahaan tersebut karena proses kerja sama masih dalam tahap penyelesaian dokumen. Pengumuman resmi akan dilakukan setelah kesepakatan ditandatangani.
Rencana ini sekaligus mengubah strategi BYD yang sebelumnya berencana membangun fasilitas CKD sendiri di Tanjong Malim. Pada Agustus 2025, BYD memang sempat mengonfirmasi rencana tersebut.
Belakangan, opsi menggandeng perusahaan lokal semakin menguat. Pada Mei lalu, Wakil Presiden sekaligus General Manager Asia Pacific Auto Sales BYD Liu Xueliang diketahui mengunjungi fasilitas Sime Motors Inokom di Kulim, Kedah.