NADIKABAR.COM — Satresnarkoba Polrestabes Bandung berhasil menggerebek pabrik obat-obatan keras terbatas seperti tramadol dan hexymer di kawasan pergudangan, Bizpark, Kota Bandung, pada Minggu (18/10), petang.
Dalam penggerebekan itu, polisi amankan ratusan ribu obat tramadol dan hexymer siap edar serta bahan baku dan alat produksinya. Ada dua tempat yang dijadikan lokasi pembuatan di kawasan pergudangan tersebut.
Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana. Saat digerebek, polisi mendapati empat orang yang tengah memproduksi obat-obatan terbatas itu.
Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki yang mendatangi lokasi penggerebekan menyebut, pabrik tersebut diketahui dapat mencetak 8 juta obat-obatan itu per harinya.
"Kalau melihat alat-alat yang ada, pabrik ini bisa mencetak sampai 8 juta butir per hari. Distribusinya tidak hanya di wilayah Jawa Barat saja, tetapi juga mengincar pasar luar daerah seperti Jakarta," ujar Kapolda, didampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi, di lokasi kejadian.