Toyota sebelumnya tak menampik penurunan penjualan dua model mobil dieselnya itu lantaran harga BBM yang tengah meroket. Namun diharapkan penurunan penjualan itu tak berlangsung lama.

"Mudah-mudahan hanya shock sesaat. Pada saat mereka benar-benar menjalankan atau mengalami kenaikan harga tersebut, kemudian mereka menjalani setiap bulannya, mudah-mudahan mereka bisa beradaptasi, sehingga memberikan confidence buat mereka untuk membeli kendaraan diesel lagi," ungkap Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Bansar Maduma beberapa waktu lalu.