Yoga mengatakan penguatan layanan aritmia perlu dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi karena penanganan yang tepat dapat membantu menurunkan kejadian strok dan kematian jantung mendadak.

"Investasi layanan aritmia bukan hanya dihitung dari biaya kesehatan, namun juga nantinya bisa menurunkan angka kejadian stroke dan juga kematian jantung mendadak," ujarnya.

Ia berharap seluruh masyarakat, di mana pun berada dan apa pun latar belakangnya, memiliki akses yang setara terhadap deteksi dini aritmia dan terapi yang tepat waktu.

Yoga juga berharap dukungan terhadap layanan jantung melalui program prioritas pemerintah dapat mendorong pengembangan layanan aritmia sehingga akses pasien terhadap layanan tersebut di seluruh Indonesia semakin terakomodasi.