Sebagai orang tua di sekolah, guru diharuskan menjadi teladan bagi anak-anak. Dengan begitu sikap dan perilaku guru harus diperhatikan dengan baik.
"Sekolah dan guru harus menjadi 'moral exemplar' (teladan) bagi anak-anak. Tidak ada guru merokok di sekolah, apalagi puntung rokoknya berserakan di sekitar ruang guru atau ruang kelas," sampainya.
Melihat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menimpa Indonesia pada musim kemarau, Tuti menilai materi ini tidak boleh terlewatkan. Anak perlu memahami bahwa api bisa membawa manfaat, tapi di satu sisi juga bisa berbahaya jika tidak dikendalikan.
Anak perlu tahu bila kebakaran termasuk kebakaran hutan dapat terjadi secara sengaja maupun tidak. Berbagai informasi termasuk tentang peluang dan penyebab kebakaran bisa diajarkan di usia SD.
"Latihan dan praktik menangani serta mencegah api tidak terkendali semestinya dapat menjadi bagian dari praktik pembelajaran sains," papar Tuti lagi.
Tuti menilai usia SD menjadi waktu yang tepat bagi anak mengenali lingkungannya. Berbagai pengetahuan bisa disampaikan mulai kelas 1 SD.