NADIKABAR.COM — Ketahanan sebuah bangunan saat diguncang gempa, tidak cukup untuk menjamin keselamatan masyarakat ketika bencana susulan terjadi. Pakar Geologi ITS Prof Dr Ir Amien Widodo MSi mendorong pemerintah mengubah pola mitigasi dari pendekatan satu ancaman menjadi sistem multi-bahaya untuk menghadapi rangkaian bencana yang saling berkaitan.

Menurut Amien, kegagalan mengantisipasi bencana susulan dapat membuat sistem kota kehilangan kemampuan menjalankan fungsi vitalnya.

"Waktunya mengakhiri bencana dikelola sebagai kejadian tunggal. Transisi dari mitigasi linier menuju resiliensi multi-bahaya bukan lagi merupakan aspirasi teoretis, melainkan prasyarat operasional dalam tata kelola perkotaan modern. Kajian detail mekanisme kaskade menjadi langkah krusial sebelum otoritas menetapkan kebijakan yang mampu melindungi stabilitas ekonomi dan keselamatan publik dalam jangka panjang," kata Amien, Jumat (21/8/2026).

Ia menilai, ketidakmampuan mengantisipasi kaskade bencana merupakan persoalan tata kelola. Sebab, kerusakan pada satu sistem dapat merembet ke sistem lain yang saling bergantung.