NADIKABAR.COM — Gempa bumi tidak selalu berhenti pada guncangan pertama. Pakar Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Amien Widodo MSi mengingatkan adanya cascading earthquake hazards atau kaskade gempa, yakni rangkaian bencana yang dapat muncul setelah gempa dan dampaknya berpotensi lebih mematikan.
Menurut Amien, pemerintah perlu mengubah paradigma mitigasi bencana yang selama ini cenderung melihat gempa sebagai ancaman tunggal, menjadi pendekatan berbasis multi-bahaya.
"Gempa bumi dapat memicu rantai bencana yang saling terhubung yang dikenal dengan kaskade gempa. Guncangan gempa memicu serangkaian bencana berikutnya yang lebih mematikan dari pada gempa itu sendiri," kata Prof Amien kepada NadiKabar, Jumat (21/8/2026).
Amien menjelaskan, kaskade bencana akibat gempa dapat terjadi dalam tiga bentuk. Pertama, kaskade geologi, ketika gempa memicu bencana alam lain seperti pergeseran tanah, tsunami, likuifaksi, dan longsor.
Kedua, kaskade dari alam ke manusia, ketika guncangan merusak infrastruktur dan jaringan utilitas hingga menyebabkan kegagalan sistemik. Ketiga, kaskade dari alam dan infrastruktur ke sektor sosial, ekonomi, dan kesehatan yang dampaknya dapat berlangsung berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun.
Dampaknya dapat berupa krisis pengungsi, masyarakat yang terisolasi, pengalihan anggaran pembangunan untuk penanganan bencana hingga kerugian ekonomi.