Dokter Ray mengatakan bahwa anak-anak bisa mempelajari nilai-nilai sosial penting dari interaksi antara ayah, ibu, dan anggota keluarga yang lain saat makan bersama keluarga.

"Dengan cara seperti itu, apalagi kalau makan makanan bersama keluarga sambil ngobrol dan tanpa intervensi HP dan tidak ada gadget, maka perilaku ini akan di-copy-paste sama anak," katanya.

"Di sini kesempatan kita untuk ngasih banyak sekali injeksi wisdom, injeksi nilai dari perilaku sesimpel makan bersama," ia menambahkan.

Ia mengatakan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan orang tua untuk mengupayakan minimal sekali dalam sehari makan bersama anak di meja makan.