NADIKABAR.COM — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu pagi, 21 Oktober 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, langit kota tampak keabu-abuan, jarak pandang terbatas, dan bau asap menyengat tercium hingga ke permukiman warga.
Kondisi ini memicu keluhan warga. Warga menilai Pemerintah Kota Palembang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan belum tuntas mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi sumber asap.
Salah satunya dirasakan Ridwan, Satpam UIN Raden Fatah Palembang. Ia yang bertugas sejak pagi mengatakan kabut asap masih sangat tebal. Selain mengganggu aktivitas juga berdampak kesehatan.