NADIKABAR.COM — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mendampingi peremajaan 49 ribu hektare kebun sawit rakyat melalui kemitraan dan peran offtaker guna meningkatkan produktivitas, memperkuat keberlanjutan industri sawit, serta kesejahteraan petani.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan keterlibatan perusahaan diwujudkan melalui pendampingan teknis sejak proses peremajaan hingga menjamin penyerapan hasil panen sebagai offtaker, sehingga ekosistem industri sawit dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.

"Kami menegaskan komitmen untuk tumbuh bersama petani sawit rakyat melalui kemitraan yang transparan, produktif, saling menguntungkan, dan berkelanjutan," kata Jatmiko terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi tumpuan harapan petani sawit Indonesia untuk meningkatkan produktivitas kebun sekaligus memperkuat kesejahteraan ekonomi keluarga.

Sejalan dengan tujuan tersebut, perusahaan itu memperkuat perannya dalam mendampingi petani sawit berkelanjutan setelah penggabungan entitas perusahaan pada Desember 2023.

Komitmen perusahaan negara itu diwujudkan melalui pendampingan program PSR yang telah mencapai 49.077,94 hektare terhitung sejak 2024, 2025, hingga Agustus 2026.

"Khusus pada tahun 2026 hingga Agustus, PalmCo tercatat telah sukses mendukung petani sawit Program PSR untuk luasan mencapai 12.395,99 hektare di berbagai wilayah operasional perusahaan," ujarnya.

Dukungan capaian luasan tersebut direalisasikan melalui dua pendekatan strategis. Pertama, melalui skema kemitraan murni, di mana PalmCo hadir memberikan pendampingan berkelanjutan secara end-to-end sejak dari hulu.