Meski demikian, informasi tersebut berasal dari profil LinkedIn yang mencantumkan nama Zhang dan belum dapat dipastikan secara independen sebagai riwayat pekerjaan serta pendidikan yang telah diverifikasi.

Menurut laporan Infobae, Zhang juga kerap membagikan foto perjalanan ke Amerika Serikat, Kanada, dan Paris, termasuk berbelanja di butik mewah serta makan di restoran mahal.

South China Morning Post (SCMP) melaporkan, Zhang telah mencantumkan jabatan CEO Alphabet Investment Management sejak 2017. Pihak Douglas Elliman juga mengonfirmasi bahwa Zhang pernah bekerja di perusahaan tersebut, tetapi sudah meninggalkannya hampir satu dekade lalu.

Di balik aktivitas bisnisnya, Zhang diduga memiliki hubungan dengan sejumlah pejabat pemerintah China.

Berdasarkan dokumen Departemen Kehakiman AS, Zhang pergi ke China pada Juni 2025 dan bertemu pejabat pemerintah setempat. Dalam pertemuan tersebut, ia diduga mendapat tugas mengawasi keluarga pejabat tinggi Taiwan yang tinggal di AS.

Pada 1 September 2025, Zhang bersama seorang rekannya terbang ke kawasan Seattle. Mereka menyewa mobil dan mendatangi kediaman keluarga yang menjadi target pengintaian.

Zhang diduga merekam aktivitas penghuni rumah, mengambil foto, serta mencatat nomor pelat dua kendaraan yang terparkir di depan kediaman tersebut.