Salah satu hal yang membuat Wisata Kaki Bumi Petik Jambu menarik adalah harga tiket masuknya yang relatif terjangkau.

Pengunjung cukup membayar Rp5.000 untuk masuk ke kawasan wisata. Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat menikmati pengalaman petik jambu sepuasnya di area kebun.

Namun, apabila jambu yang dipetik ingin dibawa pulang, buah tersebut dikenakan harga berdasarkan jenisnya. Jambu biji merah dibanderol Rp8.000 per kilogram, sedangkan jambu kristal seharga Rp15.000 per kilogram dan jambu australi Rp20.000 per kilogram.

Dengan demikian, pengunjung bisa memilih apakah ingin sekadar menikmati buah langsung di kebun atau membawa sebagian hasil petikan pulang.

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu beroperasi setiap hari. Jam kunjungnya mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Waktu operasional tersebut memungkinkan wisatawan datang pada hari biasa maupun akhir pekan. Namun, suasana pada akhir pekan cenderung lebih ramai karena wisata ini menjadi salah satu pilihan rekreasi keluarga dan pengunjung dari luar daerah.

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu tidak hanya mengandalkan kebun buah sebagai daya tarik utama. Di kawasan ini, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan hewan, memancing, hingga mengenal aktivitas pertanian dan pengelolaan lingkungan. Beragam kegiatan tersebut membuat wisata ini cocok untuk keluarga yang ingin menghabiskan waktu di ruang terbuka sekaligus mendapatkan pengalaman edukatif.

Sekitar 2 hektare dari total lahan wisata dimanfaatkan sebagai kebun jambu yang ditanami kurang lebih 2.000 pohon. Ada tiga jenis jambu yang dikembangkan, yakni jambu biji merah, jambu kristal, dan jambu australia.

Pengunjung dapat melihat langsung tanaman jambu, memilih buah yang ingin dipetik, kemudian menikmatinya di area kebun. Pengalaman ini menjadi pembeda dibandingkan membeli buah di pasar atau toko karena wisatawan dapat merasakan langsung aktivitas memetik buah dari pohonnya.

Aktivitas tersebut juga dapat menjadi pengalaman edukatif bagi anak-anak. Selain bermain di ruang terbuka, mereka bisa mengenal tanaman buah dan melihat secara langsung bagaimana proses pertanian berlangsung.

Setelah puas memetik jambu, pengunjung masih bisa melakukan aktivitas lain di kawasan wisata. Salah satunya adalah mengunjungi taman kelinci dan berinteraksi langsung dengan hewan tersebut.