Lucky menegaskan bahwa TNI akan terus menjalankan tugas pengamanan wilayah dan penegakan hukum terhadap ancaman kekerasan bersenjata secara profesional, tegas serta terukur.
Seluruh personel di bawah kendali Kogabwilhan III juga diwajibkan mengedepankan rules of engagement (ROE), ketentuan perundang-undangan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Prinsip salus populi suprema lex esto, yakni keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi tetap menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan operasi. Keselamatan masyarakat sipil, perlindungan terhadap warga, dan pemeliharaan stabilitas keamanan di Papua merupakan prioritas yang harus dijaga oleh seluruh personel TNI," katanya.
Keberhasilan operasi yang dilaporkan di Maybrat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga keamanan wilayah Papua Barat Daya.
Dukungan informasi intelijen BIN dan koordinasi antarsatuan diharapkan terus memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas, dengan tetap menjamin akuntabilitas, kepatuhan terhadap hukum serta perlindungan masyarakat.