NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar Parade Cikar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8). Mengusung semangat "Merawat Tradisi, Melangkah Bersama, Membangun Kediri", parade tahun ini menjadi penyelenggaraan yang kelima.
Parade dimulai dari kawasan Totok Kerot dan berakhir di Bank BPR Daerah Kabupaten Kediri. Sebanyak 43 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 40 peserta. Selain peserta dari Kabupaten Kediri, terdapat pula satu peserta dari Yogyakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Solikin mengatakan, Parade Cikar tidak sekadar menjadi ajang pelestarian budaya dan transportasi tradisional, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kembali potensi peternakan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Selain melestarikan budaya kita, ini adalah sarana transportasi tradisional yang bisa mengingatkan memori kolektif kita terkait pemanfaatan cikar untuk kegiatan masyarakat. Tapi kita juga ingin mengingatkan generasi muda bahwa memelihara sapi atau beternak sapi merupakan potensi ekonomi yang luar biasa," kata Solikin kepada NadiKabar, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap produk peternakan seperti daging, susu, dan telur masih tinggi. Karena itu, sektor peternakan dinilai memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan, termasuk pengembangan berbagai produk olahan.