Dalam Parade Cikar 2026, Pemkab Kediri juga memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat langsung. Sekitar 50 siswa SDN 1 Wonosari turut diajak menaiki cikar. Sebelum parade, para siswa mendapat edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi produk peternakan, mulai dari telur, susu, hingga olahan daging.

Selain itu, panitia membagikan sekitar 2.000 butir telur rebus kepada masyarakat sebagai bagian dari kampanye pemanfaatan produk peternakan lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih menambahkan, seluruh sapi yang mengikuti parade telah melalui pemeriksaan kesehatan.

Dari 46 sapi yang didaftarkan pada awalnya, terdapat tiga sapi yang tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak diikutsertakan. Dengan demikian, terdapat sekitar 86 ekor sapi yang mengikuti parade bersama 43 cikar.

"Pada deadline terakhir pendaftaran, petugas kesehatan hewan kami melakukan pemeriksaan ke lokasi masing-masing. Kami memastikan kondisi kesehatan sapi dan tidak ada indikasi penyakit hewan menular, karena kegiatan ini berlangsung di ruang publik," jelas Tutik.