NADIKABAR.COM β€” Parlemen Iran menyetujui Mehrdad Akhlaqi Ketabchi sebagai menteri pertahanan baru negara itu pada Minggu, menurut laporan lembaga penyiaran negara IRIB.

Akhlaqi memperoleh 237 suara setuju dan 15 suara menolak, tanpa suara abstain, dari total 277 suara yang diberikan dalam sidang parlemen yang digelar melalui konferensi video.

Para anggota parlemen memberikan suara setelah mendengarkan argumen dari pihak yang mendukung dan menentang Akhlaqi serta meninjau rencana kerjanya untuk Kementerian Pertahanan.

Akhlaqi menggantikan Aziz Nasirzadeh, yang tewas dalam serangan awal Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Majid Ebn al-Reza menjabat sebagai pelaksana tugas menteri pertahanan setelah Nasirzadeh meninggal dunia.

Dalam pernyataan pertamanya setelah memperoleh persetujuan parlemen, Akhlaqi mengatakan Iran telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) oleh AS terhadap negara itu. Bom tersebut dikenal dengan sebutan β€œMother of All Bombs”.

β€œKami telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi tindakan semacam itu dan terus bekerja dengan penuh keyakinan,” katanya kepada wartawan.