Bagaimana Israel Pilih Perdana Menteri Baru?

Presiden Israel, Isaac Herzog, akan mulai melakukan pertemuan dengan perwakilan partai-partai politik yang memenangkan kursi parlemen dalam pemilu legislatif tahun ini, guna menentukan pemimpin mana yang akan diberi kesempatan pertama untuk membentuk pemerintahan.

Herzog akan berkonsultasi dengan perwakilan partai-partai tersebut sebelum menugaskan seorang anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Presiden Israel tidak diharuskan memilih pemimpin dari partai terbesar dalam parlemen. Sebaliknya, mandat tersebut dapat diberikan kepada anggota parlemen yang dianggap mampu membentuk pemerintahan yang dapat memperoleh kepercayaan dari Knesset.

Anggota parlemen yang ditunjuk oleh Presiden Israel itu akan diberi waktu 28 hari untuk membentuk pemerintahan, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 14 hari.

Jika upaya awal itu gagal, maka Presiden Israel dapat menugaskan anggota parlemen lainnya untuk membentuk pemerintahan, yang akan mendapatkan waktu 28 hari tanpa perpanjangan.

Jika upaya untuk membentuk pemerintahan tetap tidak berhasil, maka prosedur parlementer lebih lanjut mungkin akan ditempuh, yang berpotensi mengarah pada pemilu berikutnya.