Selain membantu pemasaran produk lokal, lanjut Edi, pasar murah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan inflasi.
Menurutnya, ketika produksi petani dan pembudidaya lokal dapat terserap dengan baik, distribusi pangan menjadi lebih pendek dan masyarakat juga memiliki lebih banyak pilihan produk segar.
Dalam pasar murah tersebut, warga juga dapat menebus paket sembako seharga Rp120 ribu, hanya dengan membayar Rp85 ribu saja. Setiap paket berisi beras premium lima kilogram, minyak goreng satu liter dan gula pasir satu kilogram. Total ada 11.636 paket yang disiapkan untuk enam kecamatan.