NADIKABAR.COM — Pelaksanaan pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, Kalimantan Barat tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau tetapi juga menjadi ruang penyerapan hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.

"Sejumlah komoditas yang dijual di pasar murah ini berasal dari hasil tani dan budidaya lokal. Sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada ikan lele serta produk-produk makanan sehat lainnya,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ketika meninjau pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa.

Menurut Edi, pola tersebut memberikan manfaat ganda. Masyarakat mendapat akses terhadap bahan pangan yang lebih terjangkau, sementara petani dan pelaku UMKM memperoleh kepastian pasar bagi hasil produksinya.

“Jadi bukan hanya membantu masyarakat yang membeli, tetapi juga membantu petani dan pelaku usaha kita supaya produknya terserap,” katanya.