Pada kesempatan yang sama, perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Heru Hermawan mendorong Kemenhut untuk menyusun perencanaan anggaran berdasarkan prioritas strategis. Kemenhut juga diminta tak sekadar mengikuti pola alokasi tahun sebelumnya.

Heru mengungkapkan keterbatasan sumber daya keuangan menuntut kementerian untuk menentukan kegiatan yang paling penting dan memberikan manfaat terbesar bagi pencapaian tujuan organisasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas alokasi anggaran sekaligus memperkuat disiplin belanja.

"Harusnya diurutkan prioritas saja. Jadi, di Kementerian Kehutanan, prioritas utama apa," ucapnya.

Heru juga menyoroti pola penyerapan anggaran yang cenderung menumpuk pada akhir tahun. Ia menjelaskan kinerja pelaksanaan anggaran perlu dipantau secara berkala melalui indikator kinerja pelaksanaan anggaran yang mencakup delapan indikator.

Dengan demikian, evaluasi tidak hanya bertumpu pada persentase penyerapan di akhir tahun, tetapi juga pada perkembangan realisasi setiap triwulan.

Menurutnya, percepatan realisasi belanja menjadi perhatian penting menjelang penutupan tahun anggaran 2026, terutama karena Kemenhut memiliki kegiatan yang didanai melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ketersediaan penerimaan perlu diikuti dengan kesiapan pelaksanaan kegiatan agar anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal.

Heru menyampaikan Kementerian Keuangan telah mengomunikasikan langkah-langkah percepatan dan refocusing anggaran kepada kementerian dan lembaga. Kemenhut diharapkan menindaklanjuti kebijakan tersebut melalui percepatan pelaksanaan kegiatan prioritas, penyelesaian dokumen yang diperlukan, dan pemantauan terhadap potensi hambatan realisasi.

"Merencanakan kegiatan itu penting, tetapi yang penting adalah segera melaksanakannya. Saat ini sudah memasuki tahap akhir pelaksanaan anggaran tahun 2026," jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan percepatan belanja harus tetap memperhatikan ketentuan pengelolaan keuangan negara, menjaga kualitas tata kelola, dan memastikan setiap pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan.