Sembari tersenyum menatap Stewart, ia menegaskan bahwa kejujuran pada diri sendiri itu membawa dampak baik tak hanya bagi keluarga dan teman, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Kepingan kenangan manis tersebut menjadi pesan perpisahan setelah Stewart mengembuskan napas terakhirnya di usia 86 tahun pada Rabu (28/10) akibat pertempuran singkat melawan Alzheimer dan demensia Lewy body.

Kelly Bush Novak selaku juru bicara Stewart mengonfirmasi bahwa sang legenda berpulang dengan tenang di kediamannya di Los Angeles.

"Ia berada dalam pelukan hangat keluarga dan teman-teman, dikelilingi oleh musik live, doa, air mata, tawa, dan jenis emosi mendalam yang hanya bisa ia inspirasi setelah seumur hidup mengabdi kepada kita semua," terang Novak.

Setelah Patrick Stewart meninggal dunia, para penggemar bahkan Ian McKellen sendiri masih punya satu kesempatan terakhir untuk menyaksikan duet bersejarah mereka di layar lebar.

Keduanya dipastikan kembali beradu peran menghidupkan karakter ikonis Magneto dan Professor X sekali lagi dalam Avengers: Doomsday yang sekaligus menjadi salam perpisahan paripurna sang kapten dari dunia sinema.