Kejurnas tersebut diikuti sekitar 72 atlet yang bertanding dalam empat nomor, yakni shortboard putra, shortboard putri, longboard putra, dan longboard putri. Atlet terbaik dari nomor shortboard juga berkesempatan mengikuti divisi aerial.

Sejumlah peselancar nasional, termasuk Bronson Meydi dan I Made Pajar Ariyana, turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Selain kejurnas, PB PSOI menyelenggarakan Liga Surfing Indonesia yang merupakan babak grand final dari rangkaian kompetisi antarklub selancar ombak yang digelar setiap tahun.

Tipi menjelaskan setiap klub terlebih dahulu menyelenggarakan seri kompetisi untuk menentukan atlet yang lolos ke babak final. Pada tahun ini, sejumlah klub menggelar tiga seri, dengan empat atlet terbaik dari setiap divisi di masing-masing klub berhak memperoleh kesempatan tampil pada grand final.

PB PSOI juga membuka kesempatan bagi atlet yang mengikuti kompetisi World Surf League (WSL) serta atlet yang dikirimkan pengurus provinsi untuk berpartisipasi dalam Liga Surfing Indonesia.