Terkait kemungkinan adanya pihak tertentu yang menunggangi atau memanfaatkan laporan kedua pengurus cabang tersebut, Gus Ipul menolak berspekulasi.

"Kami belum tahu secara persis apakah ada yang menunggangi atau tidak. Kami tidak akan berspekulasi mereka ditunggangi siapa atau dimanfaatkan oleh siapa. Yang jelas, mereka sudah datang ke KPK dan tentu sudah memperhitungkan segala konsekuensinya," tegasnya.

Gus Ipul juga tidak mau berandai-andai mengenai kemungkinan laporan ke KPK akan dicabut apabila kedua pengurus cabang tersebut bersedia melakukan klarifikasi.

Menurutnya, fokus PBNU saat ini adalah meminta pertanggungjawaban pelapor dan menguji bukti-bukti yang mereka miliki.

"Kami tidak mau berasumsi dan tidak mau berandai-andai. Mereka sudah melapor, maka mereka harus bertanggung jawab. Secara organisasi, mereka juga seharusnya melapor kepada PBNU," jelasnya.

Gus Ipul memastikan PBNU akan terus mencermati perkembangan persoalan tersebut dan menentukan langkah lanjutan berdasarkan hasil klarifikasi serta bukti yang disampaikan.

"Silakan datang ke PBNU, bawa seluruh bukti itu. Kita lakukan tabayun dan klarifikasi selama seminggu ke depan. Kami minta mereka benar-benar bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan," tutupnya.