Selain capaian di level senior, dia menyambut positif prestasi atlet Indonesia pada Kejuaraan Dunia Junior yang berhasil meraih dua gelar juara dunia dari nomor tunggal putra dan ganda campuran. Terjadinya final sesama pemain Indonesia di nomor tunggal putra juga dinilai menjadi sinyal positif bagi regenerasi atlet nasional.
Meski demikian, dia mengingatkan bahwa keberhasilan di tingkat junior harus diikuti pembinaan berkelanjutan agar para pemain mampu mempertahankan performa ketika memasuki level senior.
"Ini juga memperlihatkan pentingnya pembinaan klub dan daerah. Tugas PBSI adalah memastikan talenta-talenta ini terus berkembang hingga mampu bersaing di level senior," ujarnya.
Ia menambahkan pengalaman menunjukkan bahwa sejumlah pemain yang tampil cemerlang di tingkat junior belum tentu mampu mempertahankan prestasi ketika beralih ke level senior. Karena itu, PBSI perlu memastikan proses transisi tersebut berjalan dengan baik melalui pembinaan yang terarah dan konsisten.
Dengan memperkuat regenerasi, menjaga kualitas pembinaan klub, serta meningkatkan konsistensi atlet, PBSI berharap Indonesia dapat terus mempertahankan daya saing bulu tangkis dunia sekaligus menyiapkan atlet terbaik menuju Olimpiade Los Angeles 2028.