“Kami menyampaikan ini kepada Bapak-Ibu agar kiranya bisa mendorong percepatan rehab-rekon pada bencana ekologis. Kemudian selanjutnya, evaluasi perusahaan-perusahaan sampai tuntas,” katanya.

Selain soal pemulihan pascabencana Sumatera, WALHI juga mendampingi sejumlah warga dari berbagai daerah yang mengalami permasalahan seperti konflik agraria, hingga kerusakan lingkungan.

Pengurus Departemen Komunikasi Strategis dan Jaringan Eknas WALHI Dana Prima Tarigan menyampaikan beberapa dari warga itu juga ada yang berhadapan langsung dengan korporasi.

Dia menilai bahwa sumber berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para warga itu adalah munculnya perizinan bagi perusahaan.

"Ada pesisir, nelayan, petani, ya, ada juga kaum, di masyarakat di kota yang digusur di Jakarta," kata Dana.