Proyek yang didanai Ammodo Foundation tersebut dirancang sebagai ruang belajar inklusif bagi komunitas penyandang disabilitas melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta PT SHAU Architects.

Fasilitas itu dirancang dengan struktur spiral rusuk beton melengkung dan atap hijau untuk menciptakan ruang membaca yang teduh sekaligus menyatu dengan lanskap taman.

Desainnya juga mencakup jalur pemandu bagi penyandang disabilitas netra, papan tanda Braille, furnitur yang menyesuaikan kebutuhan pengguna kursi roda, serta ruang sensorik.

Kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan salah satu fungsi kawasan Taman Puring sebagai ruang publik yang mendukung kegiatan belajar dan aktivitas masyarakat.

Di tengah rencana penataan kawasan, para pedagang berharap pemerintah turut mempertimbangkan keberlangsungan mata pencaharian mereka dengan menyediakan tempat berjualan yang layak dan terjangkau.