NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, bakal diberi gelar doktor kehormatan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Sabtu (5/9/2026). Pemberian gelar ini didasarkan pada perjalanan, pemikiran, dan pengabdian Xanana, yang dianggap layak diwariskan.
Xanana Gusmão merupakan tokoh penting dalam kemerdekaan Timor Leste. Atas jasanya, ia dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional bagi Timor Leste.
"Dia berdiri bukan sebagai Perdana Menteri Timor-Leste atau tokoh penting Asia Tenggara, melainkan sebagai seseorang yang diterima ke dalam keluarga akademik Universitas Hasanuddin," tulis Unhas melalui situs resminya, dikutip Jumat (4/9/2026).
Menurut Unhas, gelar kehormatan atau honoris causa diberikan karena universitas menemukan pengetahuan dalam perjalanan hidup seseorang. Pada diri Xanana, Unhas memandang pengetahuan dari sejarah.
"Ia mengalami kolonialisme, perlawanan, penjara, diplomasi, kemerdekaan, lalu pemerintahan. Perjalanannya memperlihatkan bahwa politik bukan hanya perkara merebut kekuasaan, tetapi juga bagaimana sebuah bangsa yang terluka belajar berdiri dan membangun masa depan," papar Unhas.
Bagi Unhas, Xanana memiliki perjuangan sekaligus perjalanan membangun perdamaian. Terlebih, ia harus berhadapan dengan ingatan, trauma, kepentingan politik, kemiskinan, harapan masyarakat, bahkan bekas lawan.